Monday, October 3, 2016

Review Kimi No Nawa

Hasil gambar untuk re zero gif tumblr
 
Konnichiwa gaezz
tumben on :v lagi ga ada kerjaan makanya buka blog 
 btw lagi mau nge review film yang booming dijepang nih

Kimi no Na wa (2016)


Kimi no Na wa (2016)
Musim : Summer 2016
Tipe : Movie
Episode : 1
Penayangan : Aug 26, 2016
Sumber : Original
 MPAA Rating PG-13
Genre : Drama, Romance, School, Supernatural
Durasi : -
Studio : CoMix Wave Films
Produser :  Toho Company

Pengisi Suara :
Kamishiraishi, Mone
Kamiki, Ryunosuke

Song : 
Openning : - 
Ending : "Zen Zen Zense (前前前世)" by RADWIMPS
[Review] Kimi no Na wa
  
Setelah lihat banyak berita mengenai lakunya “Kimi no Na wa,” pastinya kalian makin penasaran dengan film terbaru dari Makoto Shinkai ini. Bahkan mungkin ada di antara kalian yang meminta beberapa bioskop di Indonesia untuk menayangkan film ini agar bisa dinikmati dalam layar besar.
Mungkin di antara kalian yang sadar bahwa saya menghilang selama 2 pekan kemarin. Selama 2 pekan kemarin, saya pergi ke Jepang untuk meliput Tokyo Game Show 2016, menonton konser Nana Mizuki, dan juga menikmati berbagai keindahan dan makanan Jepang. Tentunya saya menggunakan kesempatan ini untuk menonton Kimi no Na wa yang laku keras di Jepang.

Kisah Khas Makoto Shinkai

 

Dari sinopsis saja, kalian bisa tahu bahwa Kimi no Na wa menghadirkan cerita khas Makoto Shinkai tentang sepasang remaja laki-laki dan perempuan yang sulit untuk bertemu. Kimi no Na wa mengisahkan Taki yang tinggal di Tokyo dan Mitsuha yang tinggal di suatu desa. Ketika tidur, kadang tubuh mereka berdua tertukar. Hal ini membuat kehidupan mereka pun menjadi kacau karena kelakuan yang berbeda ketika bertukar tubuh. Karena itu, mereka berdua pun berjanji untuk mencatat seluruh kegiatan demi menjaga kehidupan mereka masing-masing.

review-kimi-no-na-wa-5

Sebisa mungkin saya tidak ingin memberi spoiler agar kalian bisa menonton film ini dengan puas. Dari segi durasi, film ini cukup panjang yaitu berdurasi 1 jam 46 menit. Durasinya lebih panjang dari Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho dan lebih pendek dari Hoshi wo Ou Kodomo. Meski begitu, Makoto Shinkai sepertinya sudah belajar dari film-film yang dia kerjakan sebelumnya. Meski durasinya panjang, pacing kali ini jauh lebih baik sehingga membuat penonton tidak bosan.
Meski kali ini durasinya cukup panjang, Shinkai menggunakan seluruh waktunya dengan efisien untuk membuat kalian menjadi lebih dekat dengan Taki dan Mitsuha. Ceritanya pun disampaikan dari masing-masing sisi karakter, jadi kalian tahu bagaimana kehidupan di sekitar masing-masing karakter utama dan bagaimana pertukaran tubuh mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

review-kimi-no-na-wa-1

Berkat ini, Kimi no Na wa benar-benar menghadirkan cerita yang lebih baik karena Shinkai menghabiskan waktu lebih banyak untuk kedua karakter utama sehingga penonton menjadi lebih peduli dengan keduanya dan penasaran bagaimana nasib mereka berdua di akhir film ini.
Penanganan karakter dan pacing cerita yang lebih baik ini membuat Kimi no Na wa menjadi lebih baik dibandingkan film-film Shinkai sebelumnya. Karya-karya Shinkai yang paling dikenal adalah Hoshi no Koe, Byousoku 5 cm, dan Kotonoha no Niwa. Ketiganya lebih sukses karena berdurasi lebih pendek yang sudah biasa ditangani oleh Shinkai. Sedangkan untuk Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho dan Hoshi wo Ou Kodomo kurang begitu terkenal. Menurut saya pribadi, masalah yang ada dalam kedua film itu adalah penggunaan waktu yang kurang efisien untuk membuat kita peduli dengan karakter-karakternya.

Kualitas Animasi yang Tidak Perlu Diragukan


Selain cerita yang bikin kalian galau, anime yang dikerjakan oleh Makoto Shinkai selalu berupa eye-candy. Tentu Kimi no Na wa menghadirkan animasi yang sangat indah. Meski tema kali ini bukan hujan seperti di Kotonoha no Niwa, Kimi no Na wa masih menghadirkan adegan hujan yang sangat menakjubkan. Gerakan karakter pun sangat mulus, terutama pada saat adegan yang berhubungan dengan Mitsuha dan desanya.

review-kimi-no-na-wa-4

Meski sudah menghadirkan animasi yang indah, detil gambar pun tidak dilupakan. Masing-masing adegan terlihat dengan jelas dan kalian bisa mengenali seluruh obyek dengan mudah. Bahkan, pada saat di bagian akhir film-nya, teman saya yang ikut nonton mengenal daerahnya yang katanya berada di dekat kantornya di Jepang.


Source: http://jurnalotaku.com/2016/09/29/review-kimi-no-na-wa/




Sayonaraaa

4 comments:

  1. Replies
    1. Siapa ya. Ga berminat nih . Btw kalo bisa sopan dong sama orang yang gak kenal panggil nama orang seenaknya padahal leboh tua dari kamu .

      Delete

Moshi - Moshi

Leave comment here
Request ? tell in cbox
Dont bad words

Obey the rules ? Free comment :)

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...